CYNTIYA OLYFIYANY-231011700864-06SIFP002-UAS KEAMANAN SISTEM INFORMASI
Pada langkah pertama, lakukan ekstraksi
file jasa.zip,
kemudian pindahkan folder hasil ekstraksi ke C:/Web Server
Selanjutnya, pindahkan hasil ekstraksi
berupa folder jasa
ke direktori C:/AppServ/www.
Buka localhost/phpMyAdmin
menggunakan Google Chrome.
Setelah halaman phpMyAdmin muncul, masukkan Username: root dan Password: 12345678,
kemudian klik Login.
Setelah berhasil masuk menggunakan Username dan Password,
akan muncul tampilan seperti berikut. Selanjutnya, klik menu New untuk
membuat database baru. Masukkan nama database jasa, kemudian klik Create.
Setelah berhasil login menggunakan Username dan Password,
halaman utama phpMyAdmin
akan ditampilkan seperti pada gambar berikut. Selanjutnya, klik menu New untuk
membuat database baru. Masukkan nama database jasa, kemudian klik tombol Create untuk
menyimpan database yang telah dibuat.
Setelah database jasa berhasil dibuat, buka
database tersebut, kemudian pilih menu Import. Klik tombol Choose File,
lalu pilih file database yang tersedia di dalam folder jasa. Setelah file berhasil
dipilih, lanjutkan proses impor sesuai langkah berikutnya.
Setelah pilih database klik ‘Go’
Kalau sudah berhasil maka akan muncul
seperti ini
Setelah proses impor database selesai,
pilih tabel user hingga
tampil seperti pada gambar berikut. Selanjutnya, klik tombol Edit untuk
mengubah data yang diperlukan.
Pada tahap ini,
ubah data Username, Password, dan
Nama sesuai
kebutuhan. Untuk kolom Password, ubah nilai pada
bagian Function
menjadi MD5. Setelah
semua data selesai diperbarui, klik tombol Go untuk menyimpan perubahan.
Setelah perubahan
berhasil disimpan, akan ditampilkan halaman seperti pada gambar berikut.
Selanjutnya, buka Visual Studio Code, lalu pilih File > Open Folder.
Buka folder jasa yang
berada di C:/AppServ/www/,
kemudian klik Select
Folder. Setelah itu, tampilan akan terlihat seperti pada gambar
berikut.
Selanjutnya, buka file koneksi.php,
lalu sesuaikan nilai variabel $password dengan password yang digunakan saat login ke phpMyAdmin
sebelumnya. Setelah perubahan selesai dilakukan, tekan Ctrl + S untuk menyimpan file
Selanjutnya, buka file index.php dan
gulir hingga baris ke-123.
Ubah nama sesuai dengan identitas Anda. Pada contoh ini digunakan nama "Cyntiya Olyfiyany".
Setelah itu, simpan perubahan dengan menekan Ctrl + S.
Selanjutnya, buka Google Chrome, lalu akses localhost/jasa
melalui bilah alamat. Setelah halaman login ditampilkan, masukkan Username dan Password yang
telah dikonfigurasi pada database sebelumnya. Terakhir, klik tombol Login untuk
masuk ke dalam sistem.
Setelah berhasil masuk ke dalam sistem,
tampilan halaman utama akan muncul seperti yang ditunjukkan pada gambar
berikut.
Selanjutnya, akan dilakukan proses proteksi pada file index. Buka folder jasa yang berada di direktori C:/AppServ/www/jasa,
kemudian klik kanan pada area folder dan pilih Open in Terminal.
Setelah CMD atau Terminal
terbuka, ketik perintah attrib +R index.php, lalu tekan Enter.
Pada tahap berikutnya, lakukan konfigurasi Virtual Drive Storage di VirtualBox. Jalankan aplikasi VirtualBox, kemudian tunggu hingga halaman utama ditampilkan seperti pada gambar berikut.
Klik add hardisk
Selanjutnya,
akan muncul jendela konfigurasi penyimpanan. Atur kapasitas penyimpanan sesuai
kebutuhan. Pada contoh ini digunakan kapasitas 15 GB, kemudian klik Finish.
Setelah konfigurasi selesai, tampilan akan
terlihat seperti pada gambar berikut. Klik OK untuk melanjutkan.
Setelah itu kita pilih Server2003, klik
Start pada tombol diatas
Setelah tampilan seperti pada gambar berikut muncul, tekan kombinasi tombol Windows + R pada keyboard untuk membuka jendela Run. Selanjutnya, ketik
diskmgmt.msc, kemudian klik tombol OK atau tekan Enter.
Setelah itu, jendela Disk Management akan terbuka.Selanjutnya, akan muncul jendela Initialize Disk.
Pastikan Disk 2 telah
dicentang, kemudian klik OK untuk melanjutkan proses.
Lalu next terus sampai muncul klik finish
Selanjutnya, klik kanan pada area berwarna
hitam (Unallocated)
pada Disk 2,
kemudian pilih New
Partition untuk memulai proses pembuatan partisi baru.
Maka akan muncul seperti ini selanjutnya
klik next seterusnya
Selanjutnya, pada jendela konfigurasi Format Partition,
ubah Volume Label
sesuai kebutuhan. Pada contoh ini, Volume Label diubah menjadi Data 15GB.
Pastikan opsi Perform
a quick format dicentang, kemudian klik Next untuk melanjutkan proses.
Lalu klik finish
Setelah klik Finish, buka This PC (My Computer).
VHD yang telah dibuat sebelumnya akan muncul sebagai drive baru, seperti yang
ditunjukkan pada gambar berikut.
Selanjutnya, buka direktori Virtual Hard Disk (VHD)
yang telah dibuat, kemudian buat sebuah folder baru di dalamnya.
Setelah proses selesai, tampilan direktori akan terlihat seperti pada gambar
berikut.
Komentar
Posting Komentar